Perahu Karam, 1 Pemancing di Tebo Meninggal Dunia dan 2 Korban Masih dalam Pencarian

admin

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan warga bersama tim gabungan berkumpul di tepi Sungai Batanghari, Desa Sungai Aro, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, saat melakukan proses pencarian korban perahu karam, Sabtu (15/8/2026). (Foto: Dok. Kantor SARJambi)

Puluhan warga bersama tim gabungan berkumpul di tepi Sungai Batanghari, Desa Sungai Aro, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, saat melakukan proses pencarian korban perahu karam, Sabtu (15/8/2026). (Foto: Dok. Kantor SARJambi)

TEBO – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi melalui Pos SAR Bungo bergerak cepat mengerahkan tim penyelamat (rescuer) untuk melaksanakan Operasi SAR kecelakaan kapal. Sebuah perahu yang mengangkut tiga orang pemancing dilaporkan karam di aliran Sungai Batanghari, Desa Sungai Aro, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi, pada Sabtu (15/08/2026).

Informasi kecelakaan air ini pertama kali diterima oleh Basarnas Jambi pada Sabtu siang dari Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tebo. Berdasarkan kronologi di lapangan, peristiwa nahas tersebut bermula saat tiga warga setempat pergi memancing menggunakan perahu kayuh. Namun, sesampainya di tengah sungai, perahu yang mereka tumpangi mendadak hilang kendali, karam, hingga akhirnya tenggelam sepenuhnya.

Warga sekitar yang menyaksikan detik-detik tenggelamnya perahu langsung melakukan upaya pencarian mandiri secara manual menggunakan peralatan seadanya. Dari aksi cepat masyarakat tersebut, satu orang korban atas nama M. Egi Firmansyah (17) berhasil dievakuasi, namun dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, dua korban lainnya, yakni Rendra (16) dan Ariel Saputra (21), hingga saat ini masih dinyatakan hilang dan tenggelam di arus sungai.

Merespons laporan darurat tersebut, sebanyak 7 personel rescuer dari Pos SAR Bungo langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan armada darat dengan estimasi waktu tempuh sekitar 2 jam 21 menit.

Operasi SAR ini dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari Rescuer Pos SAR Bungo, TNI, Polri, BPBD Kabupaten Tebo, serta didukung penuh oleh masyarakat dan keluarga korban.

Guna memaksimalkan proses penyisiran di sekitar lokasi kejadian, Tim SAR Gabungan telah menerjunkan sejumlah alat utama (alutsista) keselamatan dan armada pendukung, meliputi:

  • 1 unit Rescue Car Double Cabin
  • Perahu Karet (Landing Craft Rubber / LCR)
  • Peralatan penyelamatan air (water rescue)
  • Peralatan selam lengkap
  • Peralatan medis, evakuasi, dan alat komunikasi taktis

Kondisi cuaca di lokasi pencarian saat ini terpantau berawan. Hingga malam ini, Tim SAR Gabungan terus memperluas radius penyisiran di sepanjang aliran Sungai Batanghari serta memperkuat koordinasi antarunsur demi mempercepat penemuan kedua korban yang masih hilang.**

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Basarnas Jambi

Berita Terkait

BPH Migas Kawal Upaya Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Antrean BBM di SPBU Berangsur Terurai
Tragedi BOBIBOS: Saat Solusi Anak Bangsa Terhambat, Kedaulatan Energi Terancam
Situasi Iran Memanas, Pemerintah Siapkan Rencana Kontigensi Lindungi WNI
Berita ini 15 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi HaikunNews.Id.

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:28 WIB

Perahu Karam, 1 Pemancing di Tebo Meninggal Dunia dan 2 Korban Masih dalam Pencarian

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:44 WIB

BPH Migas Kawal Upaya Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Antrean BBM di SPBU Berangsur Terurai

Sabtu, 4 April 2026 - 07:31 WIB

Tragedi BOBIBOS: Saat Solusi Anak Bangsa Terhambat, Kedaulatan Energi Terancam

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:17 WIB

Situasi Iran Memanas, Pemerintah Siapkan Rencana Kontigensi Lindungi WNI

Berita Terbaru

ILUSTRASI : Iran Ancam Kobarkan Perang Lebih Dahsyat Setelah Kapal Tankernya Diserang AS di Perairan Hormuz. (GRAFIS : HAIKUNNEWS.ID)

Internasional

Teluk Persia di Ambang Ledakan Besar

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:20 WIB