Indonesia Resmi Pimpin Dewan HAM PBB 2026: Usung Tema “A Presidency for All”

admin

- Redaksi

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia Resmi Pimpin Dewan HAM PBB 2026: Usung Tema

Indonesia Resmi Pimpin Dewan HAM PBB 2026: Usung Tema "A Presidency for All". FOTO : Kompas.com

JENEWA (9 Januari 2026) – Indonesia kembali mengukir sejarah di panggung diplomasi internasional. Mulai Januari 2026, Indonesia resmi mengemban amanat sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB. Momentum ini terasa spesial karena bertepatan dengan peringatan 20 tahun berdirinya Dewan HAM PBB.

Proses Terpilihnya Indonesia
Penetapan ini dilakukan secara resmi dalam pertemuan organisasional pertama Dewan HAM PBB di Jenewa pada 8 Januari 2026. Indonesia terpilih setelah mendapat dukungan penuh dari negara-negara anggota Asia-Pacific Group (APG). Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras diplomasi yang dikoordinasikan oleh Kementerian Luar Negeri RI, melibatkan seluruh perwakilan diplomatik di Jakarta, Jenewa, hingga New York.

Kepemimpinan di Tangan Diplomat Senior
Jabatan Presiden Dewan HAM PBB akan diemban oleh Sidharto Reza Suryodipuro, Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa. Beliau merupakan diplomat senior yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN serta Duta Besar RI untuk India dan Bhutan.

Misi Utama: “A Presidency for All”
Dengan tema “A Presidency for All”, Indonesia berkomitmen untuk:

  1. Objektif & Inklusif: Memimpin sidang secara transparan dan tidak memihak (imparsial).
  2. Jembatan Dialog: Membangun kepercayaan dan memperkuat dialog antar-kawasan serta pemangku kepentingan.
  3. Kredibilitas Global: Menjaga efektivitas kerja Dewan HAM dalam sistem multilateral.

Rekam Jejak yang Solid
Ini adalah kali pertama Indonesia menjabat sebagai Presiden sejak Dewan HAM PBB dibentuk pada 2006. Kepercayaan dunia ini didasarkan pada rekam jejak Indonesia yang konsisten, di antaranya:

  • 6 Kali menjadi anggota Dewan HAM PBB.
  • 2 Kali menjabat Wakil Presiden Dewan HAM PBB (2009 dan 2024).
  • Pernah Menjadi Ketua Komisi HAM PBB (lembaga pendahulu) pada tahun 2005.

Melalui kepemimpinan ini, Indonesia siap membuktikan perannya sebagai kekuatan penengah yang konstruktif dalam memajukan isu HAM di level global.**

Penulis : Redkasi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Siaran Pers Kemenlu RI

Berita Terkait

Hipersonik Mengguncang Dunia: Mitos Superioritas Udara AS–Israel Runtuh, Teluk Berubah Jadi Medan Atrisi Global
Tegaskan Protes, Indonesia Sebut Penghancuran Fasilitas UNRWA oleh Israel Sebagai Tindakan Ilegal
Menjaga Integritas Somalia: Posisi Tegas Indonesia Atas Manuver Israel di Somaliland
Operasi 300 Menit: Bedah Teknis Penculikan Presiden Venezuela
Kim Jong Un Kirim Peringatan Keras ke Washington: Venezuela Resmi Jadi Isu Keamanan Global
Memasuki Tahun Ketiga Perang Sudan, Sekjen PBB Desak Gencatan Senjata Permanen dan Transisi Sipil
KBRI London Laporkan Aktris Porno Bonnie Blue karena Lecehkan Bendera RI
PBB Laporkan Kekerasan di Sudan Terus Berlanjut
Berita ini 9 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi HaikunNews.Id.

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 00:53 WIB

Hipersonik Mengguncang Dunia: Mitos Superioritas Udara AS–Israel Runtuh, Teluk Berubah Jadi Medan Atrisi Global

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:53 WIB

Tegaskan Protes, Indonesia Sebut Penghancuran Fasilitas UNRWA oleh Israel Sebagai Tindakan Ilegal

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:00 WIB

Menjaga Integritas Somalia: Posisi Tegas Indonesia Atas Manuver Israel di Somaliland

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:41 WIB

Indonesia Resmi Pimpin Dewan HAM PBB 2026: Usung Tema “A Presidency for All”

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:07 WIB

Operasi 300 Menit: Bedah Teknis Penculikan Presiden Venezuela

Berita Terbaru

Pemimpin Adil dan Beriman vs Pemimpin Zalim dan Tidak Beriman. FOTO : Ilustrasi

Tarbiyah

Pemimpin Adil dan Beriman vs Pemimpin Zalim dan Tidak Beriman

Selasa, 17 Feb 2026 - 19:18 WIB